Pengeringan Benih Kakao (Theobroma cacao L.)Dengan Metode Oven Pada Berbagai Suhu dan Waktu Pengeringan

Ritawati, Ritawati and Anwar, Aswaldi and Thaib, Raudha (2016) Pengeringan Benih Kakao (Theobroma cacao L.)Dengan Metode Oven Pada Berbagai Suhu dan Waktu Pengeringan. LUMBUNG, 15 (1). pp. 19-25. ISSN 1412-1948

[img]
Preview
Text
4. Rita Wati_PENGERINGAN BENIH KAKAO.pdf

Download (779Kb) | Preview

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditi ekspor non migas yang cukup berarti bagi perekonomian Indonesia. Pengembangan tanaman kakao terkendala benihnya yang tidak tahan disimpan lama. Benih kakao tergolong benih rekalsitran, mempunyai masa hidup yang singkat dan sukar untuk disimpan, karena kadar airnya yang tinggi menyebabkan benih cepat mengalami kemunduran. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa persen penurunan kadar air benih setelah dikeringkan dengan suhu dan waktu sesuai perlakuan dan mengetahui berapa suhu pengeringan yang aman untuk menjaga viabilitas benih tetap tinggi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Faktorial dalam Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama yaitu suhu pengeringan yang terdiri dari 4 taraf : 30oC, 35oC, 40oC, 45oC. Faktor kedua adalah lamanya pengeringan yang terdiri dari 4 taraf : 1 jam, 1,5 jam, 2 jam, 2,5 jam. Total kombinasi perlakuan adalah 16 kombinasi dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Masing-masing satuan percobaan terdiri dari 5 benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air benih yang paling banyak untuk semua perlakuan suhu adalah setelah dikeringkan selama 2,5 jam, yaitu 4,58% pada suhu 30oC, 5,39% pada suhu 35oC, 8,55% pada suhu 40oC, dan 11,9% pada suhu 45oC. Semakin tinggi suhu dan semakin lama waktu yang dipakai untuk pengeringan benih, maka semakin banyak air yang keluar dari benih. Pengeringan dengan suhu 30oC lambat menurunkan kadar air benih, sedangkan pengeringan dengan suhu 40oC dan 45oC cepat menurunkan kadar air benih, tetapi berakibat buruk terhadap daya berkecambah benih. Oleh karena itu suhu yang aman untuk pengeringan benih adalah 35oC. Kata kunci : kakao, benih rekalsitran, kadar air, pengeringan benih, suhu, metode oven

Item Type: Article
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Depositing User: perpus perpustakaan politani
Date Deposited: 02 Aug 2017 07:10
Last Modified: 02 Aug 2017 07:10
URI: http://repository.politanipyk.ac.id/id/eprint/676

Actions (login required)

View Item View Item